Bupati Natuna Kembali Tegur OPD, Yang Telat Saat Musrenbang Dilaksanakan.

 

Natuna(MR)-Bertemakan Pemantapan Industri,Perikanan Dan Parawisata,untuk mewujudkan Struktur Perekonomian Daerah berkualitas, resmi dibuka Bupati Natuna Hamid Rizal, Senin tgl 12 Maret 2018 digedung Sriserindit Ranai Natuna.

Bupati Natuna Hamid Rizal mengatakan, musrembang merupakan landasan bagi perumusan program kegiatan dilaksanakan Pemerintah Daerah melalui APBD 2019 mendatang.

Diharapkan dapat menghasilkan program kegiatan tahunan bersifat terpadu.bersinergi untuk mendukung terwujudnya visi misi Bupati Natuna, Menuju Masyarakat Cerdas ,mandiri dalam kerangka keimanan dan budaya Tempatan.

Ada tujuh indikator mengukur kemajuan pembangunan daerah.pertama, Pementasan kemiskinan, penurunan angka pengangguran, peningkatan pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan,

pelayanan infratuktur,Implementasi good govermen,serta peningkatan pelayanan publik.

Disamping itu ,pembangunan, tidak hanya terkonsentrasi  pada tujuan perkembangan ekonomi,tetapi bisa mencukupi aspek kehidupan yang luas, seperti aspek kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.ucapnya. dan lebih ditekankan pada pemberdayaan masyarakat.

Hal diatas dalam upaya mengupayakan RPJPD,tahun 2025,lebih menekankan optimalisasi pengelolaan sumber daya lokal..

Sebagaimana dirancang dalam RTRW.Penyusunan RKPD, tahun 2019, akan diselaraskan dengan kebijakan RPJMd kabupaten Natuna.Untuk menumbuh kembangkan ekonomi kerakyatan dan industri berbasis sumberdaya alam ,pendidikan dan kesehatan.

Perhatian Pemerintah Pusat  terhadap Natuna, harus Kita syukuri, karena memperhatikan peluang strategis pengembangan usaha berbasis potensi daerah. Program strategis yang sudah terlaksana adalah pembangunan central perikanan. Diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Namun kita sadari kebutuhan realisasi program dari seluruh kecamatan dan desa, sangat berbeda dalam dinamika percepatan pembangunan.

Bupati meminta agar betul betul menyusun program dengan baik.Diharapkan agar OPD punya rasa malu jika terlambat.Bagaiman Kita mau maju jika tidak tepat waktu, ucap Bupati. persoalan ini sudah sering terjadi, saya selalu mengingatkan katanya.

Kemudian terkait Kartu Natuna sehat, agar  tepat sasaran.Karena ada mengaku miskin agar kartu itu dikeluarkan, pada hal punya motor punya Rumah. hal seperti ini harus di cegah .

Harapan saya, agar Kita selalu melakukan komunikasi yang baik, sehingga apapun yang kita inginkan demi oercepatan ekonomi, berjalan dengan baik.

Sementara Wakil Ketua DPRD Natuna Hadi Candra mengatan, Musrenbang merupakan langkah awal bagi pemerintah untuk melakukan perencanaan pembangunan .

Selain itu DPRD Natuna, melakukan reses, guna menyerap aspirasi masyarakat, di dapil masing masing, sekakugus dapat bertatap muka secara langsung dengan Perwakilan Di DPRD

Kami berterima kasih kepada Pemerintah, karena sistim, penganggaran  serba terbuka. Artinya pokok pokok pikiran dewan saat reses harus dituangkan saat Musrenbang, tidak ada lagi main titip.

ucapnya.Semoga pokok pikiran DPRD yang didapat ditengah masyarakat mampu dilihat mana skala prioritas untuk dilaksanakan.ucap Hadi Candra .Reses DPRD, sudah diatur oleh UU,dan  harus dilaksanakan paparnya.

Ketua Panitia  Dinas Bapedda Natuna, dalam sambutannya, mengatakan Musrenbang 2018 dilaksanakan,guna, menghimpun aspirasi masyarakat untuk dirumuskan dan digodok bersama Pemerintah dan DPRD. Adapun kegiatan ini dilaksanakan dari tgl12-14 Maret. Terdiri dari OPD, DPRD,Ormas Tokoh masyarakat LSM, FKPD, dan instansi lainnya.Sementara biaya dibebankan kepada APBD Daerah./Roy.

 

 

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.