mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Bupati Natuna “Bukan Siraja Tega”

Published on Aug 23 2011 // Berita Utama

Natuna (MR)

Sejak dijebloskannya Kadiskes Natuna Ahmad Muktar ke jeruji besi, membuat Dinas Kesehatan Natuna masuk daftar hitam. Ahmad Muktar  ditahan kajari ranai dalam kasus pengadaan Puskel (Puskesmas Keliling) 1,5 millyar untuk kecamatan Pulau laut ,awal juli lalu. Meski telah ditahan Ahmad Muktar masih punya kuasa penuh dalam pengelolaan uang rakyat di Dinkes Natuna.Dari balik jeruji, Ia masih dipercaya, kendalikan Dinas Kesehatan Natuna.

Meski demikian, berbagai kalangan beranggapan, penanganan Dinas kesehatan perlu perhatian serius dari Pemkab Natuna. Soalnya, tidak begitu efisien jika pegawai Dinas kesehatan harus hilir mudik  untuk mendapatkan tanda tangan Kapala dinas.Alasannya, kurangnya kebebasan staf jika mau mengurus surat menyurat untuk keperluan Dinas  itu. Ini dapat menghambat kinerja Dinas Kesehatan. Ujar Ketua LSM Gebuki, Tanjung Pinang, Kuncus Simatupang  melalui telepon selulernya pekan lalu.

Kuncus mengatakan, Bupati  Natuna harus bisa bersikap tegas, kepada bawahannya. Kita tahu, untuk mengambil kesimpulan itu, Bupati punya beban moral, namun perlu diketahui, dalam menjalankan roda Pemerintahan,Bupati harus bisa bertindak tegas. Jika memang sudah jadi tersangka, bahkan sudah ditahan, buat apa dipertahankan. Ini bisa jadi presiden buruk bagi Pemerintahan Ilias Beramal.

Jika ingin menjadikan Natuna Pemerintahan yang bersih,segera ganti Kadiskes Natuna, ya minimal ada Plhnya, katanya. Kadiskes Natuna sudah di tetapkan jadi tersangka dan di tahan. Ini sudah merupakan bukti kuat, bagi aparat hukum.Tidak alasan dari Pemerintah Daerah  untuk terus memakainya jadi Kadis. Bupati harus bisa membedakan, mana kepentingan masyarakat, dan mana hati nurani.Jika ini dibiarkan berlarut –larut, nanti bakal timbul pertanyaan bagi masyarakat, terhadap kepemimpinan Ilyas Sabli.

“Kita ingin lihat tindakan tegas dari Bupati.Aparat hukum takkan berani menahan seseorang jika memang tidak punya bukti kuat.Kasihan bawahannya, jika tiap hari harus hilir mudik ke Rumah tahanan Polres natuna, hanya untuk meminta tanda tangan.Belum lagi jam berkunjung dibatasi, ini jelas akan mempersulit bahkan memperlambat pelayanan di Dinas Kesehatan itu sendiri. Jika demikian tentulah masyarakat  dirugikan.

Sementara  itu, Bupati Natuna Ilyas Sabli beberapa waktu lalu, pernah mengeluarkan stateman, di beberapa media, tidak akan ada toleransi kepada pejabat “korup”di era Pemerintahannya.Bahkan secara terang-terangan Ia mengatakan akan segera melengserkan Ahmad Muktar dari jabatan Kadis Kesehatan.Pertanyaannya, mengapa belum dilakukan? Ada apa dengan Pak Bupati?.

Hasil investigasi dilapangan, membenarkan, sejumlah PPTK, di Dinas kesehatan tidak berani melakukan pekerjaan terkait kegiatan di Dinas itu. Alasannya, mereka mengundurkan Diri , takut jadi penghuni jeruji besi.Hal itu diakui sekretaris Dinas Kesehatan Dr  Faisal saat dijumpai diruang kerjanya baru-baru ini.

Faisal menambahkan, jika  seluruh PPTK mengundurkan diri , mau dibawa kemana pelayanan Dinas Kesehatan ini, Oleh karena itu Ia berinsiatif, meminta kesediaan Kabag Pembangunan  Pemkab Natuna Ilham kauli untuk dapat memberikan pencerahan dan penjelasan, agar PPTK mau melakukan pekerjaan.Hal itupun diakui oleh kabag Pembangunan. Ilham mengatakan akan memberikan masukan dan pencerahan kepada PPTK Dinas kesehatan, supaya tidak ragu dalam menjalankan tugas.

Tempat terpisah Bupati Natuna Ilyas Sabli, saat dikomfirmasi usai melakukan safari Romadhan, dimesjid Baitul Mustaqiin kecamatan Bunguran Tengah,  mengatakan, belum digantinya Kadiskes Natuna Ahmad Muktar dari jabatannya, dikarenakan Bupati banyak pertimbangan.”Saya tidak tega menggantikannya saat Dia masih dalam proses hukum”.Kasus ini masih merupakan praduga tak bersalah. Jika proses hukum sudah jelas baru diganti.

“Bukan Saya tidak mau mengambil tindakan tegas,Cuma kita tidak tega,sudah jatuh tertimpa tangga pula” Ujar Ilyas.Seandainya Ia (Ahmad Muktar –red) dapat lepas dari jeratan hukum, belum tentu Saya tetapkan Dia jadi kadis disana. Kita juga punya pertimbangan. Jadi tolong dimaklumi kondisinya.

Menyangkut sejumlah PPTK takut melaksanakan tugasnya, Kemarin  Kita sudah lakukan rapat koordinasi. Nanti ada wacana untuk memanggil aparat hukum jadi narasumber.Saya maklum , mereka ini ada rasa kekawatiran dalam menjalankan tugas, pada hal jika mereka benar-benar bekerja sesuai aturan, takkan ada masalah.Saya harap PPTK mau bekerja dengan baik  sesuai aturan, pintanya. (Roy)

Leave a comment