Bukit Raya Dok Lagi, Bupati Layangkan Surat.

 

Natuna(MR)- Gerak cepat Bupati Natuna untuk mengatasi kelangkaan transportasi laut, dikarenakan KM Bukit Raya melakukan perbaikan mesin,, harus diacungi jempol.

Bahkan Bupati perbatasan itu meminta 3 kapal sekaligus untuk melayari kepulauan Natuna.Hal tersebut dilakukan agar transportasi laut andalan Natuna tidak lumpuh.

KM. Bukit Raya kembali masuk ruang “Operasi”. Pasalnya Kapal penumpang milik PT. Pelni ini mengalami kerusakan pada salah satu mesin.

Dalam Nota dinas Vice President Teknik, Operasi Kapal Penumpang KM.Bukit Raya di hentikan sementara karena mesin pada cylinder head nomor 1, motor induk kanan, mengalami kerusakan sehingga kapal, hanya bisa berlayar dengan satu mesin.

Menimbang aspek keselamatan dan keamanan dan agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut, maka KM. Bukit Raya diperbaiki oleh tim teknisi running repair.

Lokasi perbaikan di PT. DKB galangan 1, Tanjung Priok, tanggal 12 April 2019 selama 4 hari. Nota dinas tersebut ditandatangani Vice President Teknik, Didik Martono.

“Saya sudah surati PT Pelni minta kapal penggantinya, kalau bisa 3 kapal sekaligus,” Ujar Hamid Rizal.selasa 09/04/2019,usai melantik pengurus GOW.

Menurutnya transportasi laut masih menjadi andalan masyarakat kepulauan Natuna.

“Saya minta kapal Sabuk Nusantara tapi 3, walau kapasitasnya lebih kecil, daripada nggak ada, kasian masyarakat,” tutur Hamid.

Kapal Bukit Raya masih andalan transportasi ke Natuna .Mengingat harga transportasi udara masih diatasi 1 jutaan. Meski sudah ada larangan dan batasan harga transportasi elang besi itu, namun pihak pengelola seakan tidak takut pada aturan.Harga tiket Natuna Batam dibandrol 1,3 juta . Diharapkan Menteri Perhubungan dapat menengur pihak maskapai.Sehingga masyarakat awam bisa menikmati penerbangan ./Roy.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.