Bolos Sekolah Pelajar SMPN 1 Tukdana Diciduk Satpol PP

Tukdana, (MR)
Sebanyak 6 siswa SMP Negeri 1 Tukdana terjaring razia Satpol PP Kecamatan Tukdana. Petugas mengamankan 6 siswa saat sedang bermaen Game di Desa Karangkerta, Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu, Kamis (21/2/2019).
Ke 6 siswa ini terdiri kelas VIII dan Kelas IX  mereka sengaja membolos dengan berbagai alasan, mulai terlambat masuk sekolah sampai sengaja untuk membolos. Keberadaan 6 siswa yang nongkrong di warnet saat jam pelajaran itu kemudian dilaporkan warga kepada petugas Satpol PP Kecamatan Tukdana. Saat petugas tiba sebagian pelajar ada yang melarikan diri.
Namun 6 anak-anak dari sekolah SMPN 1 Tukdana kemudian diangkut dengan mobil patroli ke Kantor Satpol PP Kecamatan Tukdana. Selanjutnya petugas satpol mengubungi pihak sekolah untuk memberikan pembinaan siswanya. Petugas juga menghadirkan orangtuanya untuk mengetahuibahwa anaknya membolos dari sekolah.
Saat ini petugas masih melakukan pendataan dan pembinaan. Sementara Kepala Sekolah dan guru tempat sekolah pelajar yang membolos berdatangan ke Kantor Satpol PP untuk menjemput siswanya. Petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja dan Babimsa 6  pelajar yang kedapatan bolos jam pelajaran sekolah dan bermain PS atau game online.
Kepala Mantri Polisi (MP) Kecamatan Tukdana, Darto menyebutkan, operasi razia pelajar ini karena banyak masuk laporan ke pihaknya agar menertibkan siswa bolos dan kerap menghabiskan waktu di lokasi game online atau warung internet,  operasi yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari razia di sekolah karena dikuatirkan siswa berperilaku menyimpang saat membolos, seperti merokok dan bermain Game.
Yang terjaring operasi ada 6  pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negri 1 Tukdana terjaring sedang asik bermain game di warung internet, dan selanjutnya mereka dibawa ke kantor Satpol PP,” Kecamatan Tukdana , ungkap Darto  kepada pers, Kamis (21/2). Enam pelajar terjaring operasi razia tersebut berasal dari  sekolah, SMPN 1 Tukdana.
Selanjutnya pihak Kepala Sekolah SMPN 1 Tukdana Adi  sengaja mengunda kepada para orang tua ke 6 siswa tersebut dibuatkan kesepakatan untuk tidak membolos lagi pada saat jam pelajaran disaksikan langsung oleh pihak kepala sekolah orang tua siswa dan tingkat tripika Kecamatan Tukdana.
Ke enam pelajar terjaring itu juga didata dan diberikan pembinaan agar tidak mengulangi lagi perbuatan bolos dari jam pelajaran sekolah karena akan merugikan diri sendiri dan orang tua.kata Kepsek SMPN 1 Tukdana kepada awak media mengatakan.
Sedangkan Menurut salah satu orang tua siswa yang namanya minta di rahasiakan mengatakan, “kami sangat berterimakasih kepada pihak tripika Kecamatan Tukdana dan Kepala Sekolah, kami orang tua murid pasrah dan kami serahkan kepada bapak Kepala Sekolah apabun masalahnya yang penting terbaik dan berguna bagi anak kami.” jelasnya. >>Bang Toy

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.