BKM TA 2011 Tidak Terserap Diduga dari Siswa Fiktif

Canjur, (MR)

      PROGRAM Bantuan Khusus Murid (BKM) merupakan bantuan untuk siswa/siswi yang di nilai kurang mampu, namun  sangat di sayangkan SMAN 1 Cianjur yang termasuk dalam kategori sekolah orang-orang kaya dan sekolah paling paporit sekabupaten Cianjur karena semua di dalam ruang kelas di lengkapi (Ber AC) Bahkan di saat Penerimaan Siswa Baru (PSB) Per siswa Mencapai Rp.7Juta UDT pun Mulai Rp.150 ribu hingga mencapai Rp.250 ribu perbulan yang sekolah di SMAN 1 Cianjur ini Rata-rata Anak Pejabat seperti pernah di katakan mantan kepsek SMAN 1 Canjur GunGun Gunawan pernah mengatakan sekolah ini Siswanya super semua siswa Pintar-pintar makanya kalau siswa tidak mampu segala galanya tidak perlu sekolah disini kan banyak sekolah lain yang lebih murah, jawab GunGun saat masih aktif di sekolah ini.

Di SMAN 1 Cianjur spertinya tidak Pantas ketika di Sekolah RSBI sekolah paling paporit mendapatkan BKM karena rata-rata di sekolah ini anak orang kaya, maka itu, tidak mungkin di sekolah ini dan sangat aneh Mendapatkan Bantuan Khusus Murid BKM karena semua pada kaya raya, Apalagi BKM disini Paling banyak hingga mencapai (145) siswa, tetapi di sekolah lain seperti SMAN SMKN di Cianjur Selatan dan yang tidak dapat BKM yang dapat pun paling Banyak (20) siswa, tetapi di sekolah terkaya BKM mendapatkan nya Paling Banyak mencapai (145) siswa,Yang jadi persoalan Besar dari jumlah (145) siswa yang terserap Cuma (90) siswa yang tidak terserap (55) siswa, jadi yang terserap ini Diduga dari Nama-nama siswa Piktif sedangkan BKM ini anggaran Tahun 2011 hingga sekarang tahun 2012 belum Terserap bagaimana SPJ nya dan Bagaimana pertanggung jawabannya, sedangkan BKM setelah di cairkan selama satu minggu itu harus segera terealisasi sedangkan ini sudah pertengahan tahun 2012 tidak terserap, diduga pula tiap tahun BKM ada yang dari siswa piktif.

Kepala sekolah SMAN 1 Cianjur Drs Danur M.Pd mengatakan awalnya pendataan siswa di tembak tidak melalui Prosedur hanya berdasarkan dari keterangan surat dari desa, uang BKM sekarang masih di rekening Bank. dan yang mendapat BKM semuanya 145 siswa. Namun yang terserap (90) siswa, rencana nya uang BKM yang (55) akan di kembalikan ke Negara, jelas Danur di Ruang kerja nya.

Senada dengan Ketua MKKS Kabupaten Cianjur Jarwoto mengatakan, oh itu salah, kalau benar belum terserap itu salah banget, bagaimana laporan nya. Ya kalau biasa teman-teman media datangi lagi apakah tidak ada jalan terbaik ya, kalau bisa selesaikan dengan baik nanti saya mau bilang ke pak Danur,” jelas nya.

Di tempat terpisah, kepala SMKN 1 Campaka Cianjur Selatan Anwar, mengatakan bahwa siswa-siswi yang belajar di SMKN 1 Campaka , sebanyak 40 %  adalah siswa kurang mampu, untuk itu Anwar berusaha mengajukan BKM siswa yang tidak mampu, namun ternyata dari sekian banyak yang di ajukan,  satu pun tidak ada yang dapat, makanya SMKN 1 Campaka tidak ada yang dapat BKM, jelasnya.

Sungguh aneh tapi nyata sekolah kaya dapat BKM sekolah di pedesaan tidak dapat BKM ya itulah pendataan orang-orang Profesional sangat ironis dan ironis terkadang oknum orang profesional dan intelektual yang banyak melakukan kong kali-kong karena tukang tani tidak pernah muncul melakukan kong kalingkong. >> Deden Trio/A sofiyan/Agus codet

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.