Berobat Gratis Pemkab Lahat Terkendala Tunggakan BPJS

Lahat, (MR)
Visi Misi bupati terpilih Cik Ujang SH – Haryanto MBA ingin menjadikan masyarakat Bumi Seganti Setungguan sehat melalui program berobat gratis masih menghadapi hambatan. Program unggulan dalam seratus hari kerja tersebut hingga kini masih belum dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Lahat.
Apalagi bagi masyarakat desa yang tak mengantongi kartu BPJS ataupun mereka yang punya BPJS tapi menunggak iuran. Terpaksa masyarakat yang demikian itu harus gigit jari untuk merasakan gratisnya berobat di puskesmas ataupun rumah sakit yang ada.
“Untuk program berobat gratis dari pemerintah daerah tentunya ada jalinan kerjasama dengan pihak BPJS. Jadi untuk berobat dengan hanya bermodal KK dan KTP menjadi keraguan bagi kami apakah bisa dilayani oleh pihak rumah sakit atau tidak,’’ ujar Dian (40) salah satu ibu rumah tangga di Lahat Senin (18/2).
Tak hanya itu, masyarakat yang sudah terdaftar di BPJS tapi masih memiliki tunggakan juga terhalang dalam hal berobat gratis.
Menanggapi hal itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Lahat dr. Hj. Laila Cholik,M.Kes ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya  mengatakan bagi masyarakat Lahat yang datang berobat dengan membawa KK dan KTP tetap dilayani.
“Dalam artian dari NIK KTP bisa kita lihat di jaringan BPJS apakah sudah terdaftar tapi belum diberikan kartu BPJS-nya. Jadi tetap bisa berobat,’’ ujarnya.
Laila menambahkan saat sekarang Bupati Lahat melalui BPJS sudah mengumpulkan kartu untuk  masyarakat Lahat yang belum terdaftar di BPJS. “Bagi masyarakat yang sudah terdaftar di BPJS dan tidak ada tunggakan atau lunas iuran perbulan maka dapat langsung menikmati berobat gratis di kelas III. Saya juga telah menyampaikan kepada bupati tentang kendala dan yang menjadi persoalan bagi masyarakat  yang sudah terdaftar namun memiliki tunggakan iuran tentu tidak dapat dilayani karena harus melunasi tunggakannya terlebih dahulu,’’ paparnya.
Bupati Lahat Cik Ujang pun merespon dan langsung berkoordinasi dengan bidang CSR untuk tunggakan iuran perbulan bagi masyarakat yang sudah memiliki kartu BPJS nantinya akan ditanggung oleh bidang CSR yang akan melunasinya ke BPJS
“Jadi tunggakan ditanggung pihak CSR atas usulan Bupati atau Pemkab Lahat,’’ tegas Laila.
Hj Laila Cholik juga menjelaskan 20 macam yang tidak dapat ditanggung melalui berobat gratis program Bupati Lahat yaitu: Pelayanan yang tidak sesuai dengan peraturan undang-undang, Fasilitas yang tidak bekerjasama dengan BPJS kecuali darurat, Pelayanan terhadap penyakit atau cedera dan kecelakaan kerja, Program jaminan kecelakaan lalu lintas, Pelayanan di luar negeri, Pelayanan untuk tujuan Estetik, Pelayanan mengatasi infertilitas, Pelayanan meratakan gigi (ortodensi).
Gangguan kesehatan/akibat ketergantungan narkoba atau alcohol, Gangguan jiwa, Pengobatan komplementer atau alternatif dan tradisional, Pengobatan medis yang dikatagorikan percobaan (eksprimen), Alat dan obat kontrasepsi, kosmetik, Pembekalan kesehatan rumah tangga, Pelayanan kesehatan akibat bencana, tanggap darurat atau wabah, Pelayanan pada kejadian yang tidak diharapkan, Pelayanan yang diselenggarakan akibat baksos, Pelayanan akibat tindak pidana penganiayaan, kekerasan seksual, korban teroris, dan perdagangan manusia, Pelayanan tertentu berkaitan dengan kementrian pertahanan TNI-Polri, Pelayanan yang tidak ada hubungan dengan manfaat Jamkesmas. >>Nur

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.