mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Bentuk Jiwa Nasionalisme Dan Patriotisme Yoseph Umar Hadi Sampaikan Wawasan Kebangsaan Kepada Petani Dan Nelayan

Published on Nov 17 2015 // Ragam

anggota 1Indramayu, (MR)
Ratusan Petani, Nelayan, Masyarakat, mengikuti pertemuan di  Kantor Desa Sukahaji Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu, dalam rangka mendengarkan sosialisasi wawasan kebanghsaan empat pilar kebangsaan Pancasila, UUD 1945, Bhineka tunggal ika, NKRI yang disampaikan oleh Anggota Lomisi V dari Fraksi PDI Perjuangan  DPR RI Drs. Yoseph Umar Hadi, Msi.

Dalam acara yang digelar LSM Aliansi Indonesia Cabang Indramayu tersebut. Turut hadir Wakapolsek Patrol AKP H. Mashudi, SH, Perwakilan Pemerintah Kecamatan Patrol, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, Tokoh Masyarakat, Ulama, Pemuda, Ormas, puluhan Kuwu dari Indramayu bagian barat.

Dalam pemaparannya, Yoseph Umar Hadi mengingatkan betapa pentingnya Warga negara Indonesia dalam menghayati isi empat pilar kebangsaan Pancasila, UUD 1945, Bhineka tunggal ika, NKRI, sebagai pondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Wawasan kebangsaan wajib kita ketahui. Hal ini sebagai dasar mengahayati empat pilar kebangsaan yakni, Pancasila, UUD 1945, Bhineka tunggal ika dan NKRI.

“Dengan menghayati isi dari wawasan kebangsaan tersebut, maka saya yakin akan terbentuk jiwa Nasionalisme dan patriotisme bagi seluruh warga negara Indonesia. Sehingga bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang besa,” ujar Yoseph dalam sambutannya.

Dijelaskan Yoseph, seiring perkem bangan zaman, nilai-nilai kebangsaan sudah mulai luntur. Sehingga dengan sosialisasi wawasan kebangsaan tersebut, Bangsa Indonesia akan menemukan jati dirinya kembali sebagai bangsa yang besar.

Sementara, Taufik Ambarih Ketua DPC LSM Aliansi Indonesia Kabupaten Indramayu mengatakan. Acara sosialisasi wawasan kebangsaan yang digelarnya diharapkan bisa membentuk warga negara Indonesia yang mempunyai semangat Nasionalisme yang tinggi.

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi empat pilar kebangsaan ini, bisa mendorong terciptanya masyarakat yang rukun, agamis serta mempunyai jiwa Nasionalisme tinggi dalam ikut membangun Bangsa dan negara ini kearah yang lebih baik lagi,” terang Taufik.

Ditambahkan Taufik, dalam sosialisasi tersebut dihadiri sekitar 200 orang, yang terdiri dari Tokoh Masyarakat, Tokoh Ulama, Tokoh Pemuda, Ormas, Kuwu dari Indramayu bagian barat serta tamu undangan lainnya. >>Afandi

Leave a comment