mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Bakesbangpol, Lakukan Penyuluhan Dan Pencegahan, Narkoba,Dan Bahaya Miras.

Published on Nov 23 2017 // Natuna Membangun
Natuna (MR)-Untuk memnilimalisir, bahaya miras dan narkoba, merambah ke anak sekolah,Bakesbangpol, bersama BNN, Provinsi, melakukan penyuluhan pencengahan peredaran Miras dan Narkoba,  di Kecamatan Pulau Tiga Barat, Rabu Tanggal 22 November Tahun 2017 jam 09.00 wib di Gedung Serba Guna .

 “Kita Wujudkan Masyarakat  Natuna yang Cerdas dan Mandiri dalam Kerangka Keimanan dan Budaya Tempatan”.ucap, Kadis Bakesbangpol,Muktar Ahmad,saat membuka acara sosialisasi kepada ratusan  pelajar.
Dikatakannya, Kabupaten Natunamerupakan Program Percepatan Pembangunan oleh Pemerintah Pusat. Diantaranya, Bidang Kelautan dan Perikanan, Bidang Pariwisata, Bidang Migas, Bidang Hankam dan Bidang Lingkungan Hidup. Dan salah satu program itu, berada di Kecamatan Pulau Tiga  yakni Pelabuhan Perikanan terpadu Selat Lampa.
Hal itu juga tidak terlepas dari  Visi Misi Bupati Natuna dan Wakil Bupati Natuna agar dapat Wujudkan Masyarakat  Natuna yang Cerdas dan Mandiri dalam Kerangka Keimanan dan Budaya Tempatan
Kegiatan Penyuluhan Pencegahan Peredaran Penggunaan Minuman Keras dan Narkoba ,untuk memberikan pemahaman tentang bahaya Minuman Keras dan Narkoba bagi Pelajar.
Mudah mudahan Adik adik tidak terjerumus dalam penyalahgunaan minuman keras dan Narkoba,ucap Mutar Ahmad.
Camat Pulau Tiga Barat, Tabrani, membuka secara resmi, kegiatan itu.Alhamdulilah kita dapat berkumpul menjalankan kegiatan Penyuluhan Pencegahan Peredaran Penggunaan Minuman Keras dan Narkoba, semoga Adik adik bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik, ucapnya saat memulai sambutan.
Saya mengucapakan terima kasih kepada Bakesbangpol Kab. Natuna yang telah mengadakan kegiatan ini dan para Narasumber
Kegiatan ini sangat penting bagi adik adik semua, kerena. merupakan generasi penerus bagi Daerah, Bangsa dan Negara
Iman dan taqwa merupakan benteng dalam kehidupan kita dan akan menjadi bekal amal perhitungan kelak diakhirat
Saya berharap kepada Adik adik semua agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan sampai selesai.
Kabid Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Kepri, Ibu Nurlis, SKM.Msi, mengatakan,kedatangan Kami kesini guna mensosialisasikan tentang  Bahaya Narkoba dan Upaya P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba)kepada generasi muda.
Narkoba merupakan kejahatan luar biasa, Indonesia sekarang darurat Narkoba dan kita harus perang terhadap Narkoba
Jangan pernah untuk mencoba menggunakan Narkotika, Narkoba dan Minuman Keras
Penyalahguna Narkoba ,sulit dideteksi. Senentara untuk seluruh wilayah Kepri, telah tersentuh oleh Narkoba. Pelabuhan laut merupakan tempat transaksi masuknya Narkoba.
Jangan sampai di Kecamatan ini terdapat Pengedar dan Pengguna Narkoba karena dapat merusak generasi muda
Terungkap 60 Jaringan Narkoba yang dikendalikan Narapidana dari 22 Lapas, Wilayah Kepri mendapat peringkat 10 dalam penyalahgunaan Narkoba
Mungkin adik adik bertanya dalam hati apa itu narkoba.Narkoba , Zat zat alami maupun kimiawi, sedanfkan Narkotika  Zat zat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.
Pisikotropika  Zat atau Obat, baik alamiah maupun sintetis, bukan Narkotika yang berkhasiat psikoaktif
Zat Adiktif adalah Zat atau Bahan yang tidak termasuk kedalam Narkotika atau Psikotropika, Contohnya Lem, Thiner, Bensin
Efek dari penyalahgunaan Narkotika  Opium, morfin, heroin, Alkohol, Stimulan ,Kokain, Sabu, Nikotin, Kafein,  Ganja, Jamur, Lem, akan merusak semua, sel otak,dan jaringan tubuh.
Ectasy dikenal juga dengan Inek, Kancing. Bawaannya selalu happy, dan alusinalsi  berlebihan.Kita rehabilitasi tidak dipungut biaya, dengan rehabilitasi bisa memutus rantai Peredaran Narkoba, Fungsi Rehabilitasi iyalah membuat seseorang agar menjadi lebih baik
Ketergantungan merupakan penyakit yang menyerang fungsi otak.
Kasat Narkoba, polres Natuna, AKP. Ramlan Calik, mengatakan,Bahaya Penyalahgunaan Narkoba
 tahun 2016 terdapat 18 kasus dengan 16 tersangka, 1 orang anak dibawah umur dan selebihnya orang Dewasa terdiri dari Polri, PNS dan Masyarakat
Peredaran Narkoba di Natuna banyaknya masuk melalui jalur laut, paling banyak Narkoba banyak masuk dari Pontianak
Tahun 2017 sudah berkurang jumlah kasus Narkoba di Natuna, mari kita sama sama melawan Narkoba dan perangi Narkoba
Jenis jenis Narkotika yang ditangani di Natuna yaitu Sabu, Ganja, Ectasi.Mudah mudahan Adek adek yang ada di Pulau Tiga Barat ini tidak ada yang menggunakan Narkoba.
UU R.I No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Penyalahguna pasal 127 Golongan l bagi diri sendiri ancaman 4 Tahun Penjara, Gol ll 2 Tahun Penjara, Gol lll 1 Tahun Penjara
Pengedar/ penjual pasal 114 Gol l Hukuman 6 s/d 20 Tahun Penjara dan Denda 1 s/d 10 Milyar
Res Narkoba bertugas menegakkan Hukum dalam Bidang Penyalahgunaan Narkoba, ucapnya.Dari 90 siswa SMA dan Mts, belasan orang, dilakukan test urin dan hasilnya negative.Sementara jumlah yang hadir, sekitar 120 orang.
Hadir Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah, Bpk. Drs. Muhtar Achmad, M.Eng. Camat Pulau Tiga Barat, Bpk. Tabrani, A. Ma Pd
Ibu, Nurlis, S.KM, M.Si, Kabid Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Kepri (Narasumber)
Fauzi, Staf BNN Provinsi Kepri
AKP. Ramlan Kalit, Kasat Narkoba Polres Natuna (Narasumber)
Bripda. Nelson, Anggota Res Narkoba Polres Natuna.
Syamsuddin Bahri, A.Ma Pd, (Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanggulangan Bencana) Bakesbangpol Kab. Natuna
 Tri Agung Prawira, S.Sos, (Kasubbid Kewaspadaan Dini dan Kerjasama Intelijen Keamanan) Bakesbangpol Kab. Natuna.
Hendri Harianto, S.Sos, (Kasubbid Kesiagaan Penanggulangan Bencana dan Revitalisasi) Bekesbangpol Kab. Natuna
Sekretaris Camat Pulau Tiga Barat, Bpk. Junaidi, S.Sos
Para Kepala Sekolah/ Guru SMA, SMP, MTS dan MAS
Dan undangan lainnya./Roy.

Leave a comment