mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Aspal Berkurang Masyarakat Berang

Published on Feb 06 2016 // Ragam

AspalCilacap, (MR)
Proyek pembangunan jalan H.Dzulmanan yang berlokasi di Dusun Rejasari, Desa Mulyasari, Kecamatan Majenang, Cilacap Jawa Tengah banyak dipertanyakan oleh masyarakat di wilayah tersebut. Beberapa masyarakat ketika kami konfirmasi (Senin, 1/2/16 ) sangat berang dan kecewa atas kasus berkurangnya alokasi aspal untuk pembangunan jalan di Dusunnya karena melibatkan unsur swadaya masyarakat.

Pembangunan jalan yang menggunakan aspal bantuan dari Pemda Cilacap tersebut dalam pelaksanaannya dibantu oleh swadaya masyarakat sebesar Rp 10.500.000 dan dari Kelompok Tani sebesar Rp 2.000.000 dan dengan alokasi aspal sejumlah 25 drumb. Namun dalam pelaksanaanya beberapa masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya mempertanyakan jumlah aspal yang digelar hanya sejumlah 16 drumb ditambah satu drumb yang kosong dengan jumlah 17 drumb. Kurangnya jumlah aspal tersebut menurut masyarakat dipastikan berdampak pada kwalitas jalan tersebut.

Menurut Pj Kepala Desa, Taryono ketika dikonfirmasi di kantornya mengatakan bahwa aspal tersebut jumlahnya lengkap 25 drumb ketika dibawa dari sini (Kantor Desa Mulyasari) dan mengetahui kasus tersebut setelah ada pihak dari PU datang kesini untuk melakukan pengecekan karena ada informasi dari masyarakat.

Sedangkan ketika dikonfirmasi via handphone pelaksana pembangunan dan sekaligus ketua LPPMD Desa Mulyasari pada hari Senin,1 Februari 2016 Guntur, mengakui kalau pengurangan aspal tersebut dilakukannya dengan maksud untuk menutupi kurangnya biaya oprasional pembangunan jalan tersebut, namun bila warga menghendaki aspal itu dikembalikan, maka Guntur sebagai pelaksana siap mengembalikan aspal tersebut, ujar Guntur kepada Media Rakyat.

Namun berkurangnya aspal tersebut harus dipertanggung jawabkan baik kepada masyarakat ataupun kepada negara. Karena hal ini diduga ada unsur penggelapan dan penggelapan merupakan kasus pidana, maka pihak berwajib diminta masyarakat untuk menindaklanjuti kasus tersebut. >>Alek Tarkum

1 Comment

  1. Arie says:

    Terasa janggal kalau untuk menutupi biaya operasional / mobilisasi material. Biaya spt itu biasanya sdh masuk dalam harga satuan atau ada item Premilinari. Saya sebagai putra asli rejasari yg berada di perantauan meminta untuk di tunjukkan RAB nya,

Leave a comment