APBD-P 2017 Kabupaten Teluk Bintuni Bertambah Menjadi 32,37 Persen

Bintuni, (MR) – Dalam penetapan APBD 2017 Pendapatan ditargetkan sebesar 1.594.735.720.794,67.Pada APBD Perubahan diperkirakan menjadi 2.110.919.551.713,25 atau bertambah 32.37 persen Optimisme tersebut di dukung dengan perkembangan realisasi pendapatan daerah sampai dengan triwulan ke-tiga tahun berjalan. PAD sebesar 50.000. 000.000 tidak mengalami peningkatan.Dana Perimbangan 1.185.675.815.215,67 meningkat menjadi 1.567.483. 663.021 meningkat 32,20 persen.Lain lain pendapatan daerah yang sah sebesar 359.059.905.579 bertambah 37,42 persen.

Komposisi tersebut diatas mengambarkan bahwa dana perimbangan memiliki peran paling besar,terhadap pembentukan pendapatan daerah tahun 2017 sebesar 74,25 persen.Diikuti lain lain pendapatan daerah yang sah sebesar 23,39 persen PAD 2,36 persen, ujar Wakil Bupati Teluk Bintuni,Matret Kokop,SH saat membaca sambutan Bupati terkait nota pengantar keuangan APBD-P 2017 di kantor DPRD, (2/11).

Lanjut Matret Kokop, struktur belanja daerah pada APBD-P 2017 sebesar 2.054.735.720. 794,67 meningkat 11,34 persen, sehingga belanja di proyeksikan meningkat 237.700 .000.000, kata Matret Kokop Sebagaimana fungsi dari pembiayaan adalah transaksi keuangan daerah yang bertujuan untuk menutupi selisih antara pendapatan daerah dan belanja daerah.

Dimana pada APBD 2017,diproyeksikn penerimaan pembiayaan netto daerah,semula diperkirakan 460.000.000.000.Namun dalam APBD-P 2017,penerimaan pembiayaan netto daerah terkoreksi 63.000.000.000 karena SILPA 2016 diproyeksikan sebesar 325.000.000.000,terkoreksi menjadi 93.041.395.081,42.Koreksi dimaksud sesuai dengan hasil audit LKPD 2016 oleh BPK perwakilan Papua Barat. Dalam APBD-P 2017 ini, tidak semua OPD mendapatkan penambahan,tapi ada juga OPD yang mengalami koreksi pengurangan karena salah penganggaran dan alokasi, serta pengeseran belanja antar unit.

Pada perubahan anggaran 2017 ini, diharapkan aktivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pembangunan daerah dapat terus dilaksanakan sejalan dengan kebijakan nasional dan kebijakan provinsi serta kondisi riil di Kabupaten Teluk Bintuni Untuk itu, saya mengajak seluruh anggota dewan yang terhormat agar bersama sama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) bersinergi dalam menyelesaikan dokumen APBD-P 2017.

Yang secara garis besar telah dituangkan dalan nota keuangan APBD-P beserta rancangan peraturan daerah tentang APBD-P dan lampiranya. Dengan begitu, mendapat persetujuan dewan yang terhormat dan ditetapkan menjadi peraturan pemerintah daerah tentang APBD-P, harap Matret Kokop.

Ketua DPRD Teluk Bintuni, Simon Dowansiba.SE mengungkapkan, pemerintah selalu berupaya melakukan kemudahan terhadap penggelolaan keuangan. Dengan harapan, daerah lebih mudah memahami penyusunan dan pelaksanaan anggaran yang diwujudkan dalam dokumen APBD maupun perubahan APBD. Dikatakan Simon Dowansiba, sebagaimana kita ketahui bersama, perubahan APBD terjadi karena perkembangan yang tidak lagi sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran dalam tahun anggaran berjalan.

Sehingga kepala daerah dibantu oleh tim anggaran pemerintah daerah, merumuskan dan menyusun ulang rancangan kebijakan umum anggaran, serta prioritas plafon anggaran sementara. Dengan begitu, bisa diletakan pada perubahan APBD TA 2017 yang selanjutnya diajukan kepada DPRD untuk dibahas guna mendapat persetujuan bersama (Humas & Protokoler) >>HS

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.