mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Aparat Hukum Terkesan Tutup Mata Terkait Air Mineral Ilegal Beredar Di Natuna

Published on Jun 13 2017 // Investigasi-Report

Natuna, (MR)
Sudah satu tahun lebih air mineral kemasan glass bermerek alkalin (3G) beredar di kabupaten Natuna, produksi kemasan rumahan ini bebas beredar dimasyarakat. Padahal dapat dipastikan pemilik kemasan air glass tidak mengantongi izin edar maupun lebel halal.

Tetapi yang buat Kita bertanya-tanya, mengapa air kemasan ini bisa bebas beredar?. Padahal media sudah pernah menaikkan pemberitaan, terkait izin produksi air kemasan ini. Nampaknya pihak aparat hukum, belum ada yang berani untuk menutup dan menindak pemilik home industri rumahan itu. Bisa jadi, menunggu ada korban dulu baru aparat hukum bertindak.

Beredarnya kembali air kemasan saat Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti sedang melakukan safari Ramadhan di Desa selemam. Para tamu yang hadir enggan mencicipi air kemasan, sebab selain rasanya pahit ada rasa bau yang ngak sedap.

Fenomena ini sering terjadi, Saya ngak berani minum, airnya pahit, ucap Kadisperindag Natuna Helmi Wahyuda, saat hadir dalam acara safari romadhon. Ia juga heran, ada air mineral kemasan 300 gram di produksi di Natuna. Saya rasa perlu di cek, apa sudah ada izin edar, label halal dan izin produksinya.

Plt. Kadis Kesehatan Muhammad Faisal Hasibuan mengakui, jika izin yang diberikan hanya izin air galon isi ulang bukan kemasan. Sayangnya pemilik air galon menyalahgunakan izin itu. Perlu diketahui, untuk kemasan Dinas kesehatan tidak punya hak untuk memberi izin, itu domennya BPOM Provinsi.

Kita sudah dapati produksi air kemasan itu. Dan sudah kita sudah layangkan surat peringatan, namun pemilik membandal. Kemarin kami sidak bersama BPOM Provinsi, kedatangan mereka sebenarnya untuk melakukan cek, makanan berbuka puasa, dan makanan di toko mereka dibagi dua tim.

Kesempatan itu saya lakukan untuk mengajak mereka melakukan sidak ke lokasi pabrik rumahan kemasan alkaline. Ketuanya Takzil, Ahmad rapki, dari BPOM, coba dikroscek.

Dulu air isi ulang kita beri izin, karena telah memenuhi persyaratan. Gambaran yang lalu kita hanya memeriksa air galon.isi ulang dan dilakukan di Batam hasil bagus makanya keluar izin. Jika air kemasan layak beredar harus ada label BPOM. Ada kode MD, jika belum itu ilegal dan belum layak diminum. Himbauan kepada masyarakat agar berhati hati, jangan karena harga murah dan kemasan cantik buat kita terpana, ucap Faisal. >>Roy

Leave a comment