mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Anambas Terima Asset Rp.221 Milyar dari Natuna

Published on Apr 22 2013 // Berita Utama

Bupati Natuna, Ilyas Sabli Serahkan Aset Secara Simbolis kepada Bupati Kepulauan ANambas, Tengku MukhtaruddinAnambas,(MR)

PEMERINTAH Daerah Natuna, sebagai Induk dari Kabupaten Pemekaran, Kepulauan Anambas menyerahkan sejumlah Asset dengan total nilai Rp.221 Milyar kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas di Balai pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS), Jumat (5/4).

Serah terima asset yang telah lama ditunggu oleh Pemkab Kepulauan Anambas setelah 5 tahun berdiri ini di anggap sebagai langkah awal kedua Kabupaten untuk meningkatkan opini menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan daerah. “Ini salah satu langkah awal kita untuk meningkatkan dari WDP menjadi WTP,” ujar Bupati Kepulauan Anambas, Tengku Mukhtaruddin dalam sambutannya.

Status WTP adalah opini audit yang diberikan jika laporan keuangan daerah dianggap memberikan informasi yang bebas dari salah saji material. Oleh karena itu, Tengku menegaskan, pasca ceremony serah terima asset yang terdiri dari Asset tetap, asset dana bergulir, asset perusda dan PDAM serta Bukti kepemilikan yang terdiri dari sertifikat tanah, bukti pemilik kendaraan bermotor (BPKB) dan bukti kepemilikan/ dokumen (Surat Keterangan Tanah/ Alas hak Tanah Perusda, Pemkab Kepulauan Anambas berkewajiban menginventarisir kembali asset yang telah diterima melalui SKPD terkait. “Berbicara asset berarti kita berbicara mengenai data yang valid, karena data asset tersebut mempunyai dampak yang sangat besar terhadap neraca keuangan pemerintah, jadi kita wajib menginvetarisir dengan seksama,” tegas Tengku.

Untuk asset tetap Tengku menegaskan akan memberikan codefikasi sesuai dengan aturan yang berlaku. Sementara untuk dana bergulir, Pemkab Kepulauan Anambas diakui akan mengadakan koordinasi dengan tim yang mengawasi dana bergulirr, khususnya mengenai nilai kredit yang dikucurkan bagi masyarakat dan kelompok usaha yang berada dalam wilayah kerja Pemkab Kepulauan Anambas.

“Bekerjasama dengan tim yang mengawasi, kita akan mengawasi dana bergulir dengan criteria SOP yang di berlakukan, total nilai anggaran yang digulirkan, total nilai yang sudah kembali ke pihak bank dan jumlah penerima manfaat kredit,” papar tengku.

Sementara untuk Asset Perusda yang ada di wilayah kerja Kabupaten Kepulauan Anambas akan diteruskan kepada direksi Perusda Kepulauan Anambas setelah proses seleksi dewan direksi Perusda selesai dilaksanakan. Tengku juga berharap asset tersebut dapat diserahkan secara keseluruhan kepada Pemkab Kepulauan Anambas, baik secara fisik maupun administrative dan bukan merupakan bagian dari capital perusda Kabupaten Natuna.

Sementara itu, Bupati Natuna, Ilyas Sabli menegaskan, jika memang masih ditemukan berbagai kendala, Pemkab Natuna akan membuka diri untuk berkoordinasi guna mencari solusi penyelesaian dengan harapan asset yang diberikan dapat benar-benar memberikan nilai tambah tanpa masalah bagi pelaksanaan roda pemerintahan, penyelenggaraan pembangunan. “Semoga bisa mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat Kepulauan Anambas,” ujar Ilyas.

Ilyas juga mengakui bahwa proses penyerahan asset ini terasa lamban. Dirinya mengaku hal tersebut bukan karena kesengajaan, namun karena mekanisme yang harus dilalui harus sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan proses pendataan yang memang memakan waktu cukup lama. “Namun akhirnya semua kita laksanakan sehingga pada momentum ini kami dapat menyerahkan seluruh asset tersebut,” kata Ilyas. >> S. Haratua S

Leave a comment