mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Akibat Pipa Pertamina Meledak Satu Orang Tewas Enam Luka!!

Published on Feb 23 2016 // Investigasi-Report

ledakanMajalengka, (MR)
LEDAKAN Pipa milik PT.Pertamina di Desa Cidenok Kecamatan Sumberjaya senin (8/2/16)cukup menggemparkan para pekerja dilokasi tersebut, menurut salah satu pekerja yang bertugas sebagai operator crane Nurudin ketika dikonfirmasi Media Rakyat menjelaskan bahwa kejadian tersebut berawal ketika ketiga pekerja yakni Gunawan, Iwanudin, mustofa dan Domo kernetnya yang sedang beristirahat lima meter dari ketiga rekanya yang bertugas sebagai floorman sedang mengecek salah satu pipa yang berukuran 2,5 inci dengan ketinggian pipa masing-masing 9 meter yang hendak dimasukan kedalam tanah, namun tiba-tiba muncul semburan api dan gas dari bawah tanah dan meledak ke atas dan menyambar salah satu pekerja lain (Iwanudin) yang berada diatas tower yang bertugas untuk mengecek pipa dibagian atas dengan ketinggian 35 meter, Iwanudin tersambar semburan api yang disertai semburan gas langsung jatuh ke tanah dari tower dengan ketinggian 35 tersebut.

Ketika melihat Iwanudin tersambar api dan jatuh ketanah, dirinya langsung keluar dari crane dan berlari sambil berteriak untuk memberitahu semua teman-temanya, akan tetapi teman-temanya tak sempat menyelamatkan diri dan tersambar api dan Iwanudin meninggal ditempat, mustofa dan gunawan mengalami luka bakar beserta keempat rekan yang lainya,dan untuk korban luka bakar langsung dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit pertamina dan yang meninggal yakni iwanudin juga dievakuasi sekitar pukul 12.00 wib begitu papar Nurudin. Dalam kesempatan lain, Kapolres Majalengka AKBP Yudhi Sulistianto Wahid,SIK kepada para awak media mejelaskan bahwa membenarkan atas musibah yang terjadi yang telah menewaskan satu orang yakni Iwanudin serta melukai 6 orang pekerja dari PT.Pumpindi sebagai rekanan PT.Pertamina. Dan Kapolres mengungkapkan bahwa, berdasarkan keterangan saksi mata pada saat kejadian ada sepuluh orang pekerja sumur minyak sedang melakukan perbaikan pipa, dan sebanyak 3 orang sedang berada dimeja pengeboran minyak, 3 orang berada dipompa lumpur, dan 1 orang pekerja derek serta 3 orang lainya sedang beristirahat yang berjarak 5 meter dar lokasi ledakan.

Ketika para pekerja sedang memperbaiki pipa,tiba-tiba dibawah meja sumur pengeboran ada semburan api yang mengakibatkan satu orang tewas yakni Iwanudin yang berada di derek dan tidak bisa menyelamatkan diri dan meninggal ditempat kejadian,dan korban adalah warga tugu tengah kecamatan Karangampel. Sedangkan korban selamat yaitu Nurudin dan Domo juga yang memberitahukan kejadian yang dialami sejumlah temanya. Sedangkan enam orang korban luka bakar yang serius adalah Joko Darsono warga Bekasi, sedangkan Faturohman, Juni, Supatma dan Mustofa keempatnya adalah warga Karangampel, sedangkan gunawan merupakan warga Kedokan Bunder, dan keenamnya kini sedang menjalani perawatan diruang ICU Rumah Sakit Pertamina,begitu ungkap Kapolres. >>Kris

Leave a comment