Akhir Masa Jabatan, Susi Pudjiastuti,Resmikan SKPT Selat Lampa

Natuna(MR)-Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti,  meresmikan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, Kabupaten Natuna Kepri Senin 07/10/2019.Dalam peresmian tersebut, Ia membawa  Dubes Norwegia, dan wakil Dubes Newzeland.

Dari 9 Dubes yang diundang, hanya 2 bersedia datang, karena ada kegiatan tak dapat ditinggalkan ucap Humas KKP, Raja Haposan. Namun demikian Ia meminta media untuk menanyakan langsung sama Bu Menteri.

Peresmian SKPT selat lampa, awalnya direncanakan, tahun 2018 lalu, oleh Presiden Jokowi. Namun karena sesuatu hal, peresmian itu molor 1 tahun dan baru hari ini bisa terlaksana.

Kita ketahui,  SKPT Selat Lampa dibangun sejak tahun 2016. Susi juga sudah beberapa kali, meninjau pembangunan itu. Menurut dia masih ada sejumlah fasilitas  mesti dilengkapi.

Seperti pambangunan BBM dan Cold storage, pada saat ini  telah dibangun.Tinggal rumah singgah nelayan,  belum lengkap,” terang Susi.

Sementara untuk  pengelola SKPT, diberikan kepada Perum Perikanan Indonesia (Perindo).

Susi tak memungkiri, masih banyak pekerjaan rumah  belum tuntas, dan  sudah berusaha menyelesaikan tugas-tugasnya untuk membantu pemerintahan Jokowi-JK.

Namanya kita  membantu beliau-beliau, dalam hal membangun negara, kita usahakan semampunya. ungkap Susi. Saat ini ada 600 kapal telah diberi izin untuk menangkap ikan diperairan Natuna. Jika bongkar muat dilakukan di SKPT selat lampa maka PAD buat daerah akan meningkat. Namun demikian perlu komitmen bersama .Terutama komitmen menjaga laut kita. Jangan ada lagi transaksi ikan ditengah laut. Alat tangkap harus jelas. Jangan pakai  potas, maupun Bom. Saya sudah bertekad turun kebawah untuk memberantas.  1 ons potasium bisa mematikan 6×6 meter kerumbu karang. Tolong Lanal dan Pol air tertibkan.

Jika itu dilaksanakan, ikannya akan makin banyak.Nelayan bakal sejahtera. Pemerintah telah membentuk Satgas 115, terdiri dari KKP, Kejaksaan, TNI Al, Pol air. Dengan adanya aturan dan zonasi penangkapan harus ditaati.

Sementara itu, Bupati Natuna Hamid Rizal dalam sambutannya mengucapkan, puji syukur atas peresmian SKPT selat lampa. Berharap dapat menambah kesejahteraan para Nelayan khususnya masyarakat Natuna.

Sebelum SKPT ada di Natuna,  pertumbuhan ekonomi  hanya 3,5 persen . Dengan kehadiran  SKPT, pertumbuhan ekonomi naik menjadi 5,8 persen, dan berharap beranjak terus.

Hamid juga berterima kasih ke pada Bu Menteri, karena sudah perhatian dalam pembangunan SKPT di Natuna. Kami berharap apa yang ibu cita-cita kan sukses selalu.

Terima kasih juga Saya ucapkan, kepada seluruh elemen masyarakat, ikut mendukung ekonomi para nelayan.

Usai sambutan Bupati, berbagai bantuan beasiswa pendidikan kepada  anak sekolah dan kelompok usaha nelayan diberikan oleh KKP . Bahkan  ada pinjaman bergulir kepada beberapa KUB dari Bank Riau.

Sementara itu,Kajari Ranai Juli Isnur Boy, mengaku kangen terhadap Bupati dan FKPD, karena baru pulang sekolah selama dua bulan.

Sebelumnya  ada 29 kapal asing kami tenggelamkan saat kungker Kajati baru-baru ini. Bukan mau mendahului Bu Menteri tapi karena keinginan kita sama. Memberantas ilegal Fishing.Jadi ini sisanya aja tambah ya.

Saya berharap Bu Menteri bisa hadir di Kantor Kajari. Karena selama saya menjabat, sudah dua kali tahanan ilegal Fishing lari.

Sebab jumlah tahanan begitu banyak. Untunglah Bupati memberi bantuan Satpol-PP untuk menjaga, ucap Juli memberi sanjungan kepada Bupati Natuna, saat memberi sambutan.

Kemudian seluruh tamu undangan diajak untuk melakukan penanaman pohon gaharu di areal SKPT selat lampa, sekaligus pelepasan ekspor  perdana gurita sebanyak 15 ton ke Negeri Sakura Jepang.

Hadir dalam giat itu, Ketua Dewan, Sekda Natuna, Forkopimda, OPD, KKP, Imigrasi. Sejumlah Kades, tokoh agama, tokoh masyarakat. /Roy.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.