mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Akademi Komunitas Negeri Bombana Sasar Luar Daerah

Published on Mar 21 2017 // Berita Utama

Bombana, (MR)
Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Akademi Komunitas Negeri (AKN) Bombana, Sulawesi Tenggara, Tahun 2017, mulai melirik Calon Mahasiswa Baru (Camaba) dari Luar Daerah. Karena itu, Pengelola AKN Bombana membentuk tim sosialisasi dalam dan luar daerah. Promosi luar daerah pada gelombang pertama ini Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menjadi sasaran utama selain promosi di dalam Kabupaten Bombana.

Di Konsel, tim menggelar sosialisasi selama tiga hari (16-18/3). Lima Sekolah menjadi sasaran, masing-masing, SMKN 04, SMAN 22, SMAN 12, SMAN 1 dan MA Attaqwa. Di semua sekolah, Wakil Koordinator Bidang Akademik, H.Suardin, S.Pd., M.Pd sebagai pemateri, menjelaskan, eksisensi dan legalitas AKN Bombana sebagai Perguruan Tinggi (PT) Negeri keempat di Sulawesi Tenggara dan mengingatkan agar Camaba berhati-hati dalam memilih PT saat hendak mendaftar kuliah. “Jangan sampai kita memilih perguruan tinggi abal-abal,” kata Suardin di hadapan peserta.

Suardin menjelaskan, lahirnya Akademi Komunitas (AK) berdasarkan UU No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi yang menyebutkan enam jenis PT, masing-masing, Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, Polieknik, Akademi dan Akademi Komunitas. Rintisan AK mulai didirikan pada Tahun 2012 dan pada Tahun 2013 AKN Bombana didirikan berdasarkan SK Mendikbud RI No.179/P/2013 tanggal 26 September 2013, dalam bentuk Pendidikan Di Luar Domisili (PDD) yang dibina Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP).

Terkait akreditasi, kata Suardin, setelah AKN Bombana mandiri secara otomatis langsung terkareditasi, namun selama masih dalam binaan menuju kemandirian akreditasi AKN Bombana akan menggunakan akreditasi PNUP sebagai PT Pembina. Suardin juga menjelaskan, saat ini kampus AKN Bombana telah dibangun, dan kampus baru ini akan menjadi tempat kuliah mahasiwa baru Tahun 2017. Terkait PBM, mahasiswa lebih banyak melakukan praktek, sehingga dalam perkuliahan teori hanya 30 persen dan praktek 70 persen. “Karena itu semua alumni AKN telah terserap dalam dunia usaha dan dunia industri karena keterampilan yang dimiliki sangat dibutuhkan,” ujar Suardin.

Selain itu, lanjutnya, kuliah di AKN Bombana, nyaris tidak ada kendala, karena tidak mengenal usia dan usai. Artinya, bagi mereka yang telah berusia lanjut, boleh ikut kuliah dan bagi mahasiswa yang tidak dapat selesai tepat waktu boleh menunda hingga kapan saja mereka mau menyelesaikan kuliahnya. “Jadi tidak ada istilah DO (Drop Out, red.),” ujar Suardin.

AKN Bombana membuka tiga jurusan, masing-masing, D-I Otomotif, D-II Akuntansi dan D-II Teknologi Kimia Industri (TKI). Sejak berdiri Tahun 2013, AKN Bombana telah tiga kali menggelar wisuda dengan jumlah alumni saat ini 150 orang.

Semua Kepala Sekolah sasaran sosialisasi berterimakasih kepada pengelola AKN Bombana yang telah melakukan sosialisasi di sekolahnya. Pasalnya, AKN merupakan PT Negeri dan sangat dekat dari Konsel, sehingga siswa mereka dapat dengan mudah melanjutkan pendidikan ke jenjang PT. >>HT

Leave a comment