mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Ada Dugaan Proyek Terselubung Kementerian Perumahan Rakyat?

Published on Sep 11 2016 // Investigasi-Report

plang-proyek-kementerian-perumahan-rakyat bangunan-perumahan-kementerian-perumahan-rakyat-untuk-nelayanNatuna, (MR)
Abrup bukan nama sebenarnya, mengaku merasa curiga terkait adanya pembangunan Rumah Nelayan di desanya, Keraguan itu bukan berarti tidak beralasan, sebab pembangunan rumah Nelayan oleh Kementerian Perumahan Rakyat ini, terlihat tertutup. Tidak seperti proyek lainnya. Karena tidak mencantumkan nilai kontrak serta berapa jumlah rumah yang bakal dibangun, sepertinya pihak rekanan menyembunyikan sesuatu.

Pada hal UU keterbukaan informasi sudah jelas, ucap tokoh masyarakat Batubi itu heran. Ia juga mempertanyakan berapa jumlah pasti pembangunan rumah Nelayan itu. “Tidak jelas berapa unit yang bakal dibangun”ucapnya. Kabarnya bakal ada pemotongan beberapa unit rumah, diperuntukkan untuk penimbunan  lahan yang dil lakukan pihak pengembang.

Perlu diketahui, penimbunan dilakukan oleh pihak pengembang, harus sesuai dengan nilai rumah yang akan dipotong. Tolonglah dicek sarannya.

Hasil investigasi dilapangan 1 september 2016, membenarkan adanya pembangunan Perumahan Nelayan oleh Kementerian Perumahan rakyat tipe 36. Hal itu diakui, oleh salah satu buruh bangunan, saat ditemui wartawan koran ini bersama rekannya dilokasi  proyek.

“Bangunan ini tipe 36, dengan 2 kamar tidur, ucapnya.Tapi mereka tidak mengetahui pasti berapa unit yang mau dibangun. Sementara jumlah bangunan berdiri belum terpasang atap kurang lebih 30 unit.

Sementara di dinding pagar terpasang plang proyek bertuliskan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat Direktorat Jenderal  Penyedia Perumahan, Satuan Kerja Penyedia rumah khusus  Strategis.

Dengan Pekerjaan Pembangunan Perumahan reguler. Lokasi Kabupaten Natuna Kepri No kontrak  KU.08.08PK-PPK reguler? Satker? PRKS? RKR 16-01/02 tanggal kerja 02-03 2016 Dana APBN, Kontraktor pelaksana PT Citra Andika dan Konsultan Pengawas PT Pardipka Raya Sejahtera. Anehnya nilai kontrak tidak tercantum dalam proyek ini.

Dari hasil itu sudah dapat dipastikan pekerjaan pembangunan Proyek Perumahan  untuk Nelayan, sudah telat. Sementara jumlah bangunan sesuai dengan nilai kontrak belum terealisasi. Bahkan masih banyak pekerjaan  belum  terealisasi termasuk atap dan pintu.

Pembangunan Perumahan nelayan ini, seharusnya dilakukan di desa kalrik Kecamatan Bunguran Utara, tetapi karena sesuatu hal, pembangunan tersebut dipindahkan ke Desa batubi jaya tepatnya Sp3. Dari hasil informasi yang digali wartawan koran ini, ternyata  nilai kontrak proyek Perumahan Nelayan sebesar 9 millyar, dengan total jumlah bangunan 50 unit. Menurut sumber ada yang janggal dalam pekerjaan ini, Setelah Pekerjaan dilakukan barulah Perencanaan dilaksanakan. Namun perlu dicari kepastian, apakah itu benar atau tidak.

Hingga berita ini diturunkan belum ada kejelasan dari pihak rekanan terkait pembangunan ini.
Beberapa kali wartawan koran ini mencari siapa pihak rekanan guna mengklarifikasi kebenaran berita itu belum dapat dihubungi. >>Roy

Leave a comment