Kapolres Bombana Turut Ramaikan Lulo

Bombana, (MR)
Kapolres Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), AKBP Bestari Hamonangan Harahap, SIK, turut meramaikan acara Lulo, di Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontounun, Kabupaten Bombana, Sabtu (21/1).

Lulo tersebut digelar pada acara pernikahan putri Kepala Desa Tongkoseng, Sahirman Ingkena, sebagai bagian dari rangkaian Uapacara Adat Perkawinan.

Lulo merupakan tradisi bagi masyarakat suku Moronene. Khusus dalam upacara perkawinan, Lulo merupakan salah satu rangkaian, dimana para undangan dan masyarakat yang hadir dipersilakan dan diberi kesempatan untuk turut ambil bagian lulo bersama pasangan pengantin.

Lulo dilakukan dengan cara berpegangan tangan lalu berjalan berputar dengan gerakan tertentu sambil mengikuti irama musik Gong yang dalam bahasa moronene disebut Karandu. Lulo tidak hanya populer di kalangan masyarakat moronene di Bombana, tetapi telah dikenal luas di masyarakat Sultra umumnya. Bahkan, Lulo sudah menjadi hiburan dalam setiap acara pernikahan atau acara-acara hiburan lainnya.

Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Bombana, Mansur Lababa, yang dikonfirmasi di sela-sela acara, mengatakan, Lulo menjadi salah satu rangkaian dalam upacara perkawinan memiliki arti penting dalam melestarikan nilai-nilai budaya.

Menurutnya, bagi pasangan pengantin, Lulo memberi pesan agar pasangan ini senantiasa bergandengan tangan sebagai suami istri dalam mengarungi bahtera ruahtangga yang penuh dengan dinamika, tantangan dan suka duka.
Bagi masyarakat umum, lulo dimaksudkan untuk mengingatkan, agar senantiasan menjalin dan menjaga hubungan kekerabatan, persaudaraan dan silaturrahmi dalam kehidupan bermasyarakat yang rentan dengan konflik sosial. Sehingga melalui lulo, dapat tercipta hubungan harmonis yang melahirkan kedamaian, keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Dalam Sesi Lulo, Kapolres yang menghadiri Pernikahan tersebut bersama rombongan, didapuk ambil bagian untuk Lulo bersama pasangan pengantin. Meski, gerakan Lulo masih asing baginya, namun Kapolres terlihat menikmati sambil belajar menyesuaikan langkah dengan mereka yang telah mahir.

Keikutsertaan Kapolres dalam sesi ini, sontak mengundang perhatian warga dan undangan. Sehingg tak ayal kameramen, fotografer dan pemilik smartphone berdesak-desakan untuk mengambil gambar Kapolres yang sedang Lulo.

Usai acara Lulo, Kapolres diminta pihak keluarga pengantin untuk memberikan sambutan. Dalam sambutannya singkatnya, Kapolres berpesan kepada kedua mempelai agar senantiasa hidup rukun sebagai pasangan suami istri. “Semoga menjadi pasangan yang sakinah mawaddah warahmah,” imbuh Kapolres. >>HT

Related posts