mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

9 Orang Sudah Diperiksa, Kajari  Dalami Kasus Perumahan Nelayan Disemente.

Published on Jan 30 2018 // Berita Utama

 

Natuna (MR)- Kajari Ranai Juli Isnur, mengakui bahwa pemeriksaan kasus perumahan Nelayan semente, di kecamatan Batubi, masih terus didalami.

Hal itu dikatakan saat melakukan kopi malam bersama. Sejumlah wartawan di kedai makan Doni Rinaldo Selasa malam 29 Januari 2018.
Sampai saat ini tetap kita lakukan pendalaman.dan sudah memeriksa 9 orang.ucap Kajari.” Teman teman tenang aj, nanti kalau sudah ada temuan pasti kita ekspos ucap Juli Isnur.
 Misteriusnya pekerjaan proyek pembangunan Perumahan Nelayan oleh Kementerian Perumahan Rakyat. Di desa batubi jaya pada Tahun 2016 lalu, membuat publik semakin bertanya tanya.
Adanya, pemangkasan pembangunan Rumah nelayan sebanyak 11 unit, tidak menutup kemungkinan jadi jalur masuk aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan.
Berbagai silang pendapat pun, bermunculan.
Ada yang mengatakan, wajar karena ada penimbunan, ada juga yang meragukan.
Pemangkasan 11 unit bangunan Rumah nelayan memang menjadi dilema bagi Lurah Bunguran Barat. Hal itu diungkapkannya pada pemberitaan edisi sebelumnya. “kalau dikurangi, gimana jadinya, kita sudah mendata untuk 50 KK, ucap mohrizal.
Kajari baru Juli Isnur SH MH, yang sudah lama berkecimpung di bagian Pidsus, menunjukkan komitmennya untuk menuntaskan sejumlah kasus korupsi di Natuna.akan segera memeriksa seluruh proyek APBN, “bermasalah”di Natuna. Komitmen itu, telah dilakukannya pemeriksaan terhadap 9 orang ,baik dari pihak kementerian maupun kontraktor. Lalu bagaimana dengan nasib Tenaga Surya di Desa Segeram?.
.
Sebelumnya proyek Kementerian Pekerjaan Umum  dan Perumahan rakyat Direktorat Jenderal  Penyedia Perumahan, Satuan Kerja Penyedia rumah khusus  Strategis.Pekerjaan Pembangunan Perumahan reguler., Lokasi Kabupaten Natuna Kepri no konterak  KU.08.08PK-PPK reguler?Satker?PRKS?RKR 16-01/02 tgl kerja 02-03 2016 Dana APBN, Kontraktor pelaksana PT Citra Andika Konsultan Pengawas PT Pardipka Raya Sejahtra. Sayangnya dalam plang proyek tidak tertera nilai nominal proyek, seperti ada yang ditutupi.
Data yang diterima wartawan koran ini, Dari 86 perusahaan  ikut lelang, PT Citra Andika, dinobatkan jadi pemenang tender. Pada hal perusahaan ini, menduduki peringkat ke 4. Dengan harga penawaran, 9,463.319.000, dari pagu 10,5 millyar. Ada penurunan harga 1 millyar lebih.Perusahaan beralamat di jalan Gunung  daek, LR Gunung Jati no 60  Indra Hilir Riau, belum diketahui pasti, alasan pemangkasan jumlah perumahan.
Jika kwota dimaksud masih 50 unit,, berarti harga satuan perumahan , sekitar Rp.189 juta/unit. Sementara setelah dikurangi 11 unit, ada biaya pemangkasan yang katanya untuk penimbunanRoy.

Leave a comment