4G, Simelekete. Ada Di Natuna?

 

Natuna (MR)- Sulitnya mendapatkan jaringan internet di Natuna, menjadi dilema bagi para pekerja kulitinta. Hal itu sangat ketara, dan berdampak buruk. Dalam pengiriman berita. Promosi yang ditawarkan telkomsel, mulai , 3G dan 4G, bukan jaminan, bisa lancar memdapatkan jaringan.

Para pengguna layanan telekomunikasi dan internet mengaku cukup sulit menghadapi situasi ini. Layanan dari penyedia jasa untuk transfer data masih jauh dari kata memuaskan.

Seperi yang diungkapkan Aldian, beberapa pekan ini, jaringan provider Telkomsel , justru sering mengalami gangguan. Perusahaan raksasa nasional ,anak perusahaan BUMN, PT. Telkom ini masih mendominasi para pengguna layanan selular di Natuna.

Hanya saja. Pelayanannya tidak memuaskan, masyarakat . ini tidak sebanding dengan mahalnya tarif layanan data seluler , kian meningkat .

“Kadang tidak terdeteksi sama sekali, pada hal jaringan 3G dan 4G, tapi nggak stabil. Kita pun bingung, menerima pesan dari rekan kerja nyampainya lama,” ungkap Aldian yang bekerja di salah satu perusahaan swasta di bidang jasa ini.

Sudah sepantasnya, Telkomsel, sebagai penyedia jasa, harus bertanggung jawab.berapa kerugian konsumen dalam persoalan ini. Telkomsel, 4G, tapi signal ngak ada, ini bisa dikategorikan “penipuan konsumen”. Belum lagi, ketika, kita nelp, tidak ada suara, tapi pulsa langsung di sedot.

Kita akui, Pemerintah Pusat sedang gencar ngencarnya, membangun jalur khusus fiber optik . Dikabarkan berfungsi akhir tahun 2017 . Proses pemasangan jaringan FO di wilayah Ranai, ibukota Kabupaten Natuna ditargetkan rampung dalam 3 bulan. Dan langsung dikoneksikan, untuk meningkatkan kapasitas jalur komunikasi (bandwidth) data digital.

Kepala Plasa Telkom Ranai, Jusnedi memastikan jika FO akan segera digunakan pada akhir tahun ini. Selama ini Tekom di Natuna masih menggunakan perangkat sistem satelit bumi dengan kapasitas terbatas.

“Akhir tahun ini sudah bisa dipakai. Kita punya sambungan khusus ke Sambas, Kalimantan Barat. Sambungan ini tidak harus, menunggu Palapa Ring Barat rampung. Ini khusus,” ungkap Jusnedi, Rabu (23/8/2017).dikutip dari salah satu media.

“Kalau nunggu Palapa Ring Barat, mungkin masih lama. Tapi sambungan yang sedang dikerjakan ini lain lagi. Ada 6 tower yang dibangun sebagai hub (terminal) untuk mengkoneksikan,” terangnya lagi.

Keenam hub tersebut dibangun di Subi, Serasan, Pulau Tiga, Ranai dan dua unit di Sambas. “Ya mudah-mudahan cuaca mendukung, sehingga pemasangannya segera rampung. Jadi akhir tahun kecepatan akses tinggi bisa digunakan. Begitupun untuk perusahaan seluler,”

Saat ini dikatakannya bandwidth yang tersedia hanya 10 Mega Byte (MB). Namun dengan adanya jaringan FO, jalur komunikasi data diperluas hingga 2 Giga Byte (GB) atau 2000 MB. Yang jadi pertanyaan, kenapa saat Presiden RI. Hadir , signal Telkomsel bisa lancar?/Roy.

 

 

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.