mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

25 kapal Yach Dongkrak Wisata Bahari di Ujung Perbatatasan Natuna

Published on Jun 14 2017 // Ragam

Natuna, (MR)
Berbagai cara dilakukan Pemerintah Kabupaten, guna memperkenalkan keindahan Laut Natuna kemanca negara.Hal itu bertujuan guna mendongkrak minat wisata asing, untuk berkunjung di Kabupaten dijuluki mutiara di ujung utara.

Meski banyak kekurangan, namun Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata Natuna, berupaya semaksimal mungkin, agar wisata Natuna, khususnya wisata Bahari, dapat dilirik masyarakat luar.Kita akui, Kabupaten ini berada paling ujung utara, namun hasil migasnya, sudah terdengar hingga kemanca Negara.

Oleh sebab itu, kita berharap, wisata bahari dapat menyumbang PAD, untulk Daerah,seperti halnya Migas ungkap Erson saat dikonfirmasi wartawan, baru baru ini..

Menurutnya, acara Seal Malasya, Anambas Dan Natuna ,berdasarkan surat edaran dari Kementerian Parawisata dan Asosiasi.Informasi sudah kita terima dari tahun lalu, dan akan kita laksanakan setiap tahunnya,.

Berkenaan dengan itu Dinas terkait secara teknis diwajibkan menyiapkan, atraksi-atrkasi wisata ditempat yang disinggahi.Jadi dari Dinas, hanya mempersiapkan festival selama tiga hari,termasuk penjualan berbagai supenir daerah. Hari ini ada beberapa atrak SD i anak sekolah yang di latih para pengajar dari pusat.

Sementara, untuk penyambutan ,kita uapayakan dengan baik, ,untuk menunjukkan sikap keramahan masyarakat Natuna . Saya bangga, mereka sangat senang, hadir di Natuna, itu karena Pemerintah Kita, bersama masyarakat, dan instansi lainnya sangat mendukung dan welcame,terhadap mereka.

Turis, bisa senang berkunjung, bukan karena, alamnya yang indah, melainkan, karena keramahan masyarakatnya. Sehingga mereka welcame ke Natuna. Saya sudah lihat Wa, kawan, kawan nya, mereka sangat happy. Disisi lain Erson mengakui, masih banyak kekurangan, dan pembenahan yang harus Kita bangun, semua itu lagi Kita godok bersama, agar tahun 2020 mendatang.

Natuna bisa menjadi tuan rumah taur To Natuna. Oleh karena itu Kita sudah rencanakan pembangunan diberbagai sektor, termasuk pembangunan home stei. Dan pelabuhan sandar,kapal yacth.Kita sudah koordinasikan dengan TP4D. Terkait kurangnya transfortasi, pemkab tidak akomodir, itu kita serahkan kepada,trapel, agar perekonomian masyarakat berjalan.

Erson, juga mengatakan, jika kunjungan kapal yact tahun ini, adalah yang ketiga kali. Adapun jumlah yang datang sebanyak 25 kapal, dari berbagai Negara. Amerika, Australi.mesico.Ini kesempatan Kita, untuk bisa bersaing.
Dari Kementerian meminta Dinas Pariwisata sebagai leadernya maka apapun itu ,harus dijalani.

Acara yang dilaksanakan mulai dari tgl 12 juni -15, menitik beratkan tentang pesona alam laut dan kesenian Daerah. Intinya Kita tetap berusaha, agar kegiatan besar seperti ini dapat kita lakukan guna mendongkrak PAD, dari sektor wisata.

Sekarang ini ,sudah ada gawai besar sedang menunggu dihadapan kita.Diperkirakan bakal ada kunjungan kapal pesiar, seperti yang telah Kita lihat kemarin.Kapal pesiar mearin menyinggahi pulau senoa. Dan bakal ada lagi kapal yang lebih besar lagi. Untuk di Kepri, jalur dilalui ,termasuk Bintan,Anambas,dan Natuna . kemudian langsung ke malasya.

Untuk persiapan semua kita serahkan kepada Bappeda karena mereka liadernya.Jadii BAPPEDA yang merancang apa diperlukan daerah itu, dan selanjutnya diajukan ke Pemerintah Pusat. Kita tidak pungkiri, masih banyak harus di benahi.

Terkait minimnya pasilitas MCK , kita tau, mereka (BULE-red) hanya mau memakai tolilet duduk, itu sudah kita antisipasi dan telah disiapkan. Mungkin karena banyak pengunjung, mereka tidak lihat, .
Sementara itu Bupati Natuna hamid Rizal, dalam sambutannya dberbahasa inggris, melihat kegiatan Seal Bahari kapal yath, sangat bagus guna meningkatkan perekonomian masyarakat.Kita berkeinginan agar kegiatan seperti ini dapat diagendakan setiap tahun.

Nanti Pemerintah akan berupaya untuk membagun sedikit lebih sedikit pasilitas ,wisata bahari, sehingga para turis asing betah dan ketagihan untuk berkunjung ke Daerah ini. Bisa jadi dalam pengembangan percepatan wilayah terpencil pariwisata khususnya, dinas terkait dapat bersinergi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi.

Dengan menjual keindahan dan panorama wisata Natuna, ditunjang dengan keramahan penduduknya, akan menjadi nilai jual yang tinggi bagi wisatawan.Dengan demikian mereka akan datang berbondong-bondong ke Natuna.

Bukan hanya itu, berbagai pasilitas tekno;ogi seperti internet mulai kita benahi . Harapan kita , khusus untuk melayani mereka dengan sebaik mungkin . Sebenarnya moment ini harus kita buat sedemikian baik, agar mereka dapat terkesan, sehingga ketagihan datang ke Natuna.

Tadi sudah dikatakan, mereka sangat senag dengan keramahan penduduknya, terlebih alamnya, sangat indah, dan baru ini yang terindah ditemui selama melakukan pelayaran.
Melihat adanya daya tarik wisata Natuna tidak menutup kemungkinan kita juga akan membangun pelabuhan pariwisata khusus sehingga kapal mereka bisa mendarat tanpa menggunakan speedboat ke darat.Nah itulah harapan kita kedepan dan kami sudah memikirkan bahwa Natuna, akan dikenal di mancanegara dengan sajian-sajian yang istimewa

.Mereka dapat menginformasikan lewat gambar atau tulisan-tulisan sehingga akan lebih memudahkan Natuna, dikenal di mata dunia.intinya pasilitas akan Kita benahi pelan pelan, apalagi natuna sudah jadi sorotan Pemerintah Pusat. Ini momen tepat untuk mendapatkan anggaran Pembangunannya dari Pusat.

Lain halnya dengan peryataan staf ahli Kementrian Pariwisata Raymond T Lesmana .Ia sedikit menyorati, minimnya pasilitas pembangunan di sektor wisata bahari. Pada hal Pemerintah Kita bersuara kencang, kalau Indonesia dikelilingi lautan luas yang sangat menarik.

Tapi perhatian untuk membangun pasilitas sangat minim.Coba kita lihat , para pejabat daerah jarang mau berwisata dilaut, tapi kalau kedarat banyak. Minimnya insfratuktur wisata bahari, menandakan minat kita masih sedikit dalam mengembangkan sektior wisata.

Kebanyakan yang dibagun sarana olah raga darat. Mereka tidak berfikir untuk membagun Gelanggang Olaharga Bahari. Katanya laut kita 70% , kok mikirinnya Darat melulu, sesekali fikirin dong Bahari kita.Mengenai itu , Kita dari kementrian sudah pernah melontarkan wacana ini, ke Pemerintah Pusat, lewat Kementerian Perhubungan.Tapi belum ada tanggapan.

Karena Kementerian Parawisata sipatnya hanya mengusulkan saja ,namun teknisnya di Perhubungan , karena kementrian sekarang , jadi Kementrian Negara tidak ada bagian infrastruktrur. Jika dikatakan jenuh ya, bisa juga, karena sudah bosan mengusulkannya, bahkan lewat menteri-kementeri juga sudah dilakukan namun belum ada hasilnya.

Memang jika membangun suatu dermaga biayanya sangat besar, selain dermaga terminal juga harus dibangun. Jika tidak dimulai dari sekarang kapan lagi bisa terlaksana, ucap Reymond T Lesmana.

Kita berharap di setiap daerah yang punya potensi wisatanya bagus, dapat dibagun Pelabuhan Wisata Bahari, pelabuhan ini khusus, sehingga tidak ada kapal barang, kapal penumpang dan kapal ikan berlabuh disana.

Sehingga yang berlabuh kapal wisata saja.Kenapa? karena mancing perlu kapal, draiving juga perlu kapal kadang-kadang surefing , penelitian perlu kapal juga.Inilah harus disiapkan oleh Pemerintah.Sebetulnya pembagunan ini, bisa diambil alih oleh otonomi daerah kalau dia mampu.Jika dianggap penting bisa .

Selama itu untuk kepentingan masyarakat,kesejahteraan alam, dan untuk reproduksi perekonomian Indonesia harusnya didukung penuh.Kapal ini nyaman untuk dibawa keliling dunia . Bukan seperti punya kita, kalau dibawa mancing, capenya bukan saat mancing ,tapi capek duduk dikapalnya. Kapal mereka ini khusus didesain tahan cuaca, badai , harganya sekitar 5-10 milyar.

Untuk Indonesia sebahagian perusahaan ada yang bisa buat, mereka bisa memproduksi kapal-kapal itu tapi dilihat dulu konsumennya itu siapa? Masalahnya bukan siapa yang buat. Kita berharap Pemerintah dapat memasukkan tehnik teknologi daerah, guna pengembangan kapal layar, karena didunia pembuatan industri kapal layar sudah menjadi industri yang sangat hebat.

Kapal yang Anda lihat sekarang ini , masih ada yang besar sampai 2 fit .Sudah jadi megayote setelah itu ada superiot,Kapal layar ini panjangnya sampai 300 m dan milik pribadi. Pemiliknya Bill Gate.

Semakin mahal kapal ditentukan dari peralatan teknologinya.Tipenya, personalnya , kaca matanya , sarung tangan .Kemudian pengikatnya terbuat dari aluminium atau stainlesteel, tali-temalinya, tiang layarnya banyak satu jenis industri.Jadi kita jangan memandang sebelah mata . Kalau dilihat dengan mata telanjang tidak ada apa-apanya, namun setelah diteliti, baru kita merasa wah..

Mau Kita sekarang ini, mari berusaha sebaik mungkin saingi dunia.Untuk ukuran kapal seperti ini, dimalasya pun tidak banyak orang punya.Karena kehidupan di Asia belum mencapai negara berkembang .Sementara yang mereka tangkap adalah keberadaan mereka. Turis tidak bikin bisnis disini, Ia datang main-main dan buang- buang uang dengan cara belanja . mereka tidak membawa pulang apapun,itulah yang ditangkap.

Bayangkan nilai 1 dolar sama dengan 10.000 di Indonesia, kalau kita punya dolar, yang nilai mata uangnya dibawah Kita pasti leluasa untuk berbelanja.Seandainya banyak kapal layar di Indonesia tidak akan kelihatan karena 5/10.000 ,Panjang laut indonesia merupakan lautan terpanjang didunia Sabang-Merauke 3000 knoti koma tidak ada negara lain yang mempunyai panjang kepulauan segitu.

Makanya seharusnya kita bisa memproklamirkan bahwa Indonesia adalah arena Bahari terbesar didunia dan tercantik dan sepanjang tahun ,bisa dipakai untuk dunia. Jika dilihat dalam peta ,indonesia terbesar di Asia.

Jika pejabat punya gaji ratusan juta, yang dia beli merchedes, ferrari , pertayaannya kenapa tidak beli kapal layar? Kenapa tidak mencintai laut kita yang indah ,serta pantai bagus .Jika Saya boleh mengumumkan, tiap Bupati wajib punya kapal layar berapa bayak kapal layar disetiap regensi.

Kita berharap kepada Kementerian iperhubungan diharapkan mau mengantisipasi perihal bonafit,oppurtunitty dengan kedatangan kapal layar seperti ini perlu adanya sarana dan prasarana, agar mereka lebih aman datang kesini , lebih nyaman untuk hadir lebih nyaman untuk turun ke darat dan dia akan meninggalkan kapalnya untuk berlabuh.

Seperti di Negara malasya . Dengan mereka berlabuh, para pengusaha berusaha menangkap, membangun berbagai pasilitas marina. Pemerintah sebenarnya harus sadar. berapa sih bikin dermaga?kalaupun tidak biasa buat dermaga yang lengkap paling tidak bikin sloting,buat mengikat kapal layar kan di bayar.

Sebenarnya lewat media bisa anda kasih tau . Perlu dipahami ,pengembangan wisata layar khusus kapal layar bukan merupakan pengembangan sangat mahal.Karena dapat dibuat dengan sangat simple, tapi benar.Dengan fisik dan infrastruktur murah tidak sampai 5M,kita sudah dapat bagun dan diakui oleh dunia.

Kemudian dilahan darat, infrastrukturnya dipakai oleh setiap kapal wisata, dan wajib lapor, sehingga pemerintah gampang ngontrolnya.Disatu sisi buat lokasi mancing dengan catatan tidak bisa mengambil ikan dibawah 2 kg dilarang mancing diterumbu karang. Buat sarana permainan jet sky.

Banyaknya embel-embel persyaratan, terkadang membuat para tauris enggan singgah.Sampai saat ini kita memang sedang berjuang di Kementrian untuk mempermudah mempersimple peraturan-peraturan masuknya kapal layar ke Indonesia .dan ibukan itu saja, kami juga memperjuangkan masalah imigrasi, semua dalam tatanan,

.Saya bertanya coba kamu cek pemda sini, berapa orang yang senang dilaut,hampir tidak ada, mereka lebih senang ke Batam daripada ke laut, saya jamin itu.Tapi kalau disana mereka bilang”waou laut kami indah tapi mereka sendiri tidak pernah memperdulukan keindahan lautnya.

Yang Kita harapkan mulai sekarang, adanya kesadaran akan indahnya Wisata bahari Kita.itu yang terpenting, serta didukung oleh semua pihak ucap Ramond, saat dikonfirmasi. >>Roy

 

Leave a comment