mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

10 PNS di Pemkot Pagaralam Dipecat

Published on Aug 09 2012 // Berita Utama

Pagaralam,(MR)
SEBANYAK 10 orang Pegawai Negri Sipil (PNS) yang bertugas di pemerintahan kota Pagaralam di pecat, karena mereka memiliki identitas palsu dan nomor induk pegawai (NIP) mereka tidak terdaftar di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Mereka yang dipecat adalah mereka yang pengangkatannya dari jalur honorer, bukan hanya di pecat mereka juga harus mengembalikan gaji, tunjangan serta gaji ke 13 yang pernah mereka terima.
Terungkapnya pemalsuan identitas tersebut terjadi pada saat 10 pegawai tersebut mengajukan surat permohonan kenaikan pangkat, setelah di lakukan pengecekan oleh BKN  mereka tidak terdaftar dan pengajuan merekapun di tolak olah BKN. Hal ini di tegaskan oleh badan kepegawaian daerah (BKD) kota Pagaralam Yapani Rahim “Kami sudah mengeluarkan surat pemberhentian kepada10 orang PNS yang pengangkatannya dari jalur honorer, karena nomor induk pegawai (NIP) diduga palsu tidak terdaftar di Badan Kepegawaian Negara (BKN),” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pagaralam Yapani Rachim,  selasa.
“Kami belum mengetahui di mana kesalahan yang membuat beberapa orang itu dapat lolos dan diangkat menjadi PNS di lingkungan Pemkot Pagaralam, bahkan sudah bekerja selama tiga tahun,” jelasnya.
Di katakan lagi oleh yapan Kesepuluh PNS itu, awal pengangkatannya di tiga satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yaitu (WW) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah, (IS) di Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Peternakan dan Perikanan, (LT dan PO)  di Dinas Pendidikan Nasional Pemuda dan Olahraga. Selanjutnya (MD, SD, YH, YN, JO dan PD) betugas di lingkungan Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Pagaralam,”  kata dia.
Menurut Yapani, pemecatan terhadap sepuluh PNS tersebut sudah dilakukan melalui proses pemeriksaan Inspektorat dan BKD. “Baru dilakukan pengeluaran surat pemberhentian dari Wali Kota Pagaralam, sedangkan untuk proses berikutnya diserahkan kepada aparat penegak hukum,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Inspektorat Daerah Kota Pagaralam Supawi Cikmat mengatakan, semua PNS yang memiliki indentitas palsu itu sudah dipanggil beberapa kali, bahkan diminta mengundurkan diri. “Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap semua PNS tersebut dan terbukti NIP mereka tidak terdaftar di BKN,” ujar dia.
Atas dasar itu, kata Supawi, disarankan kepada sepuluh PNS tersebut untuk membuat surat mengunduran diri di atas materai dan bersedia mengembalikan uang negara yang sudah pernah diterima sebagai gaji. “ Tetapi mereka menolak, sehingga diambil keputusan untuk diberhentikan dan proses pengusutan pelanggaran hukum selanjutnya diserahkan kepada Polres Pagaralam,” katanya. >> ek

Leave a comment